Articles by "Traveling"
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Traveloka merupakan sebuah perusahaan yang memberikan layanan pemesanan Tiket Pesawat dan Hotel secara online dengan terfokus pada perjalanan domestik di Indonesia. 
Siapapun yang sering melakukan perjalanan dengan menggunakan Pesawat Udara, pasti tidak asing dengan nama Traveloka. Sebuah Perusahaan yang oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, Albert Zhang, didirikan sejak Tahun 2012. Mereka adalah lulusan Universitas ternama di Amerika dan pernah bekerja pada perusahaan besar yang ada disana. 
Kembali ke Indonesia, mendapat ide dan didirikanlah Agen Perjalanan Online ini yang telah banyak membantu serta memberikan kemudahan bagi penggunanya. 
Tulisan ini saya buat bukan hanya sekedar membantu promosi Traveloka ataupun menyebar berita yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, tetapi hal ini merupakan pengalaman pribadi yang telah saya rasakan. Dalam hal promosi, sepertinya Traveloka tidak membutuhkan bantuan seperti tulisan saya ini, karena sampai saat ini Traveloka merupakan Agen Perjalanan Online yang telah dikenal luas sampai ke daerah-daerah terpencil sekalipun.

Salah satu produk andalan yang akan saya ceritakan disini adalah Pesawat. Beberapa fasilitas yang begitu memanjakan konsumen yaitu : Fitur best price finder, 30 days refund guarantee, Easy Reschedule, Price Alert serta Flight Reminder.
Sedikit saya ceritakan, bahwa daerah tempat tinggal saya (Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara) merupakan salah satu daerah otonomi baru yang mungkin belum dikenal oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Daerah saya terpencil di pelosok Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat udara, membutuhkan perjalanan kurang lebih 10 jam dari Kota tempat tinggal saya ke Palu (Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah), dimana terdapat Bandar Udara.
Walaupun demikian, untuk melakukan perjalanan dengan pesawat udara, tidaklah sulit bahkan sangat mudah walaupun daerah kami sangat jauh dari fasilitas agen pemesanan tiket pesawat seperti yang ada di kota-kota besar pada umumnya di Indonesia.
Hal ini tentunya dikarenakan dengan adanya Agen Perjalanan Online yang sangat terkenal saat ini yaitu Traveloka.

Pengalaman pertama saya menggunakan fasilitas yang ada di Traveloka berawal dari rencana perjalanan anak saya (umur 14 Tahun) yang sedang berada di Palu dan akan kembali ke tempat studi di Makassar. Saat itu saya kebingungan, karena anak saya tidak berani untuk mencari agen-agen penjualan tiket pesawat yang ada di Kota Palu. 
Kemudian saya mencoba dengan apa yang telah diceritakan teman-teman sebelumnya, bahwa Traveloka memberi kemudahan untuk semuanya itu. Saya kemudian mencari aplikasi Traveloka yang ada di Play Store, kemudian menginstalnya pada Smart Phone saya. Selanjutnya saya mencoba menjalankan aplikasi Traveloka, tidak dapat dibayangkan bahwa sangatlah mudah dan memberikan rasa percaya diri untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut.

Hanya dalam waktu yang begitu singkat, tiket pesawat Palu-Makassar dengan pilihan tanggal dan jam sesuai yang diinginkan telah berada ditangan saya. Ada 2 pilihan untuk dapat menggunakan tiket itu, yaitu dengan mencetak email yang dikirim oleh Traveloka ataupun memperlihatkan SMS dari Traveloka tentang Ticket Booking yang ada.


Kemudian saya pun mencetak email (Ticket Booking) dan mengirimkan ke anak saya yang berada di Palu, setelah tiba hari pemberangkatan, anak saya ke bandara Mutiara Palu dan menyerahkan bukti Ticket Booking tersebut tanpa adanya kendala sedikitpun, kemudian diberikan Tiket Penerbangan Palu - Makassar. Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, anak saya pun dapat tiba dengan selamat. 
Saya harus menceritakan hal ini karena begitu mudahnya kita dapat melakukan perjalanan dengan pesawat udara, hanya dengan menggunakan fasilitas yang ada di Traveloka.
Hanya beberapa langkah :  Mencari jadwal penerbangan dengan tujuan perjalanan - Transfer Harga Tiket Pesawat - Menerima Ticket Booking
Sejak pengalaman pertama saya dengan menggunakan Traveloka, perjalanan selanjutnya tidak pernah terlewatkan dengan menggunakan fasilitas ini. Daerah tempat tinggal saya yang sangat jauh dari berbagai fasilitas perkotaan pada umumnya, tidak lagi menjadi kendala. Perjalanan menjadi terencana dengan baik, dan sampai saat ini Traveloka tidak pernah mengecewakan. (Ini bukan berita Hoax)  

Jika sobat belum pernah menggunakan fasilitas yang ada di Traveloka ataupun masih ragu dengan layanan ini, saya bisa menyarankan untuk menghilangkan semua keraguan itu. Traveloka adalah perusahaan terpercaya yang begitu memudahkan kita untuk melakukan perjalanan. Traveloka ada dimana-mana, sepanjang daerah kita telah tersedia jaringan seluler yang menyediakan fasilitas internet.
Hanya dengan jari-jemari sobat, perjalanan dengan pesawat udara kemanapun akan sangat mudah. Tidak perlu antri di agen-agen penjualan, ataupun tidak perlu ragu dengan kehabisan Tiket. Traveloka menjadikan semuanya menjadi bisa.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan selamat bagi sobat yang akan merencanakan perjalanan dengan pesawat udara, gunakanlah fasilitas yang memudahkan kita dengan menggunakan Traveloka. Perjalanan anda pasti memuaskan.
Bersama Traveloka Semuanya Menjadi Bisa!!
Liburan tentunya akan terasa kurang jika tidak diikuti dengan kegiatan hunting foto. Saat ini, dengan pesatnya perkembangan teknologi, hal ini tentunya tidaklah sulit untuk dilakukan. Dengan bermodalkan Ponsel Canggih saat ini, sobat bisa mengabadikan hal apa saja yang tentunya menyenangkan. 

Tak hanya liburan, jika melihat perkembangan saat ini, ber-selfie2 ria merupakan kegiatan yang tidak pernah terlewatkan untuk kalangan anak muda bahkan orang tua sekalipun.

Bagi sobat yang sangat gemar mengabadikan aktifitas sehari-hari dan ingin menampilkan pemandangan yang menarik, salah satu spot Instagramable yang ada di Kolonodale adalah berlokasi di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara. Istilah Instagramable saat ini populer, dimana istilah itu mengandung arti tempat-tempat dengan pemandangan yang sangat cocok untuk diabadikan dan kemudian diunggah ke aplikasi berbagi foto bernama Instagram.

Selain diupload ke Instagram, tentunya tak ketinggalan media Facebook yang tentunya kita tidak akan melupakan untuk mengabadikan foto pribadi maupun bersama teman-teman.
Jika sobat berkesempatan berkunjung ke Kolonodale, silahkan meluangkan waktu untuk mengabadikan foto di tempat ini, tentunya akan sangat berkesan. Ini beberapa contoh foto yang ada di pelataran Kantor Bupati Morowali Utara :
Kantor Bupati Morowali Utara

Spot Dengan Background Rumah Adat Mori
Depan Kantor Bupati menampilkan pemandangan laut Teluk Tomori
Lukisan dinding yang ada di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara ini merupakan lukisan karya anak daerah yang tergabung dalam "GnR Inspiration community". Tema lukisan itu sendiri menampilkan simbol-simbol Etnis Mori yang merupakan suku terbesar di Kabupaten Morowali Utara, walaupun sebenarnya keinginan Pemda Morowali Utara untuk dapat menampilkan seluruh etnis dan suku yg ada di Kabupaten Morowali Utara, namun oleh karena keterbatasan waktu pelaksanaan serta anggaran yang ada sehingga bertahap akan dilengkapi agar semuanya bisa terwakili menjadi utuh dalam satu kesatuan budaya di Morowali Utara.

Itulah sedikit informasi untuk sobat sekalian, kiranya bisa berkesempatan untuk dapat mengabadikan foto pribadi maupun bersama keluarga dan teman-teman di tempat ini. 
Jayalah Morowal Utara!!! 

Cagar Alam Morowali dengan luas 209.400 Ha yang ditetapkan dengan SK Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 237/Kpts-II/1999 tertanggal 27 April 1999, merupakan kawasan yang dikelompokan dalam “kawasan hutan tetap dengan fungsi konservasi”. Pada saat penetapannya, kawasan ini berada diwilayah administratif Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, namun setelah adanya pemekaran wilayah, Cagar Alam Morowali ini masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Morowali Utara. Secara geografis, kawasan CA Morowali terletak antara 121o15’23”-121o46’11” Bujur Timur dan antara 1o19’38”-1o57’35” Lintang Selatan.

Jika melihat sejarah penetapan kawasan ini, Cagar Alam Morowali telah lama ditetapkan yaitu sejak tahun 1980. Melalui Keputusan Nomor: 133/Kpts/Um/3/1980 tanggal 3 Maret 1980, Menteri Pertanian menunjuk Kelompok Hutan Morowali sebagai Kawasan Cagar Alam (CA) dengan perkiraan luas 200.000 Ha. Selanjutnya melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 374/Kpts-VII/1986 tanggal 24 November 1986 kawasan ini ditetapkan sebagai CA Morowali seluas 225.000 Ha.
Terakhir, Menteri Kehutanan dan Perkebunan melalui Keputusan Nomor: 237/Kpts-II/1999 tertanggal 27 April 1999 kembali menetapkan kelompok hutan CA Morowali sebagi kawasan hutan tetap dengan fungsi konservasi dengan luas 209.400 Ha.

Kawasan CA Morowali didominasi oleh kelompok lahan yang secara fisiografi berbukit dan bergunung, dengan topografi sebagian besar curam dan sangat curam (kelas lereng lebih dari 25%), tersebar pada bagian Barat, Utara dan Timur kawasan. Sedangkan bagian kawasan dengan topografi datar, landai hingga agak curam tersebar di Selatan dan Tenggara kawasan hingga ke batas pantai.
Areal dengan topografi curam dan sangat curam ini meliputi lebih dari 65% kawasan cagar alam. Beberapa gunung yang terdapat di kawasan Cagar Alam Morowali antara lain Gunung Tokala, gunung Tambusisi, dan Gunung Morowali. Gunung yang tertinggi adalah Gunung Tokala dengan tinggi 2.600 meter diatas permukaan laut.
Beberapa tipe hutan atau ekosistem antara lain Hutan Mangrove, Hutan Alluvial Dataran Rendah, Hutan Pegunungan, Hutan Lumut, dan Hutan Sekunder. ekosistem hutan mangrove, ekosistem hutan hujan dataran rendah (kering dan basah/rawa) dan hutan hujan pegunungan.

Memiliki potensi Fauna, yaitu jenis-jenis mamalia besar endemik Sulawesi adalah Anoa dataran tinggi (Bubalus quarlessi), Babirusa (Babyrous babirussa), Musang coklat Sulawesi (Macrogalidia muschenbroeki), Monyet hitam (Macaca tonkeana), Kuskus (Phalanger celebensis dan P. ursinus). Di samping itu terdapat juga babi hutan (Sus celebenisis), Rusa (Cervus timorensis), Musang (Vivera tangalanga), jenis-jenis tikus (Rattus sp), dan jensi-jenis kelelawar.
Jenis-jenis burung laut seperti Haliacetus lengogaster, Sturnidae, dan Sulidae. Jensi burung air danau antara lain Lik pohon (Denrocygna sp), Anos gibber, Anhinga melanogaster, dan Ardea purpurea. Jenis-jenis lainnya Prionturus platurus, Trichoglossu ornatus, T. flavoridid, Megapodius freycinet, dan Macrocephalon maleo.
Jenis-jenis reptil antar lain Biawak (Hydrosaurus amboinensis dan Varanus sp), Kura-kura (Testusdo sp), Ular phyton, Ular daun (Nafric sp), Psamurodynastes sp, dan Trimersurus wagleri. Jenis-jenis invertebrata yang ada antara lain jenis kupu-kupu (Lycaunidae), Kumbang, dan Rayap.

Juga terdapat potensi Flora, yaitu pada Hutan Mangrove di sepanjang pantai yang berlumpur, jenis-jenis yang dominan adalah Bakau (Rhizopora apiculata, R. mucronata, dan R. alba), di belakang garis pertumbuhan Rhizopora ini terdapat Bruguieera gymnorrhiza, Lumnitzera littorea, Ceriops, dan Coropa abovata, di daerah kering pada batas daratan dengan hutan bakau, tumbuh Acrosthicum sp., Pandanus sp., Ficus, Eugenis, dan Casuarina sp.
Pada Hutan Alluvial Dataran Rendah jenis yang dominan adalah Callophyllum soulatri. Jenis-jensi lain yang ada adalah Santiria sp., Kellbergiodendron celebicum, Ganostyllus macrophyllus, Alstonsi scholaris, Eugenis sp., Garcinia dulci, Palaquium sp., dan Parinaria corymbosa.
Pada Hutan Pegunungan, jenis-jenis yang dominan adalah Castanopsis sp., Palaquium sp., Lithocarpus sp., Elaeocarpus sp., Tristania sp., Pangium edule, dan Homalium foetidum. Jenis-jenis lain yang ada adalah Diospyros sp., Polyalthia celebica, Agathis sp., dan lain-lain.
Pada Hutan Lumut yang dijumpai pada ketinggian di atas 1.600 mdpl. Jenis-jenis pohon yang ada adalah Lithocarpus sp., Querqus, Tristanis, dan Pandanus sp.
Hutan Sekunder merupakan daerah bekas perladangan, terdapat padang alang-alang. Jenis–jenis pohon yang ada adalah Themeda, Saccaharum spoutaneum, Psidium guajava, dan lain-lain.

Yang paling utama adalah, kawasan ini merupakan tempat bermukimnya salah satu suku tertua di Sulawesi Tengah, yaitu Suku Wana (disebut dengan Tau Taa Wana yang berarti orang yang tinggal didalam hutan). Namun mereka juga sering menyebut diri sebagai Tau Taa atau “orang Taa”. Suku ini berbicara dalam bahasa Taa. Mereka hidup dari hasil hutan, ladang berpindah-pindah dan berburu. Suku lain yang berada di Cagar Alam Morowali adalah Suku Mori, Bungku, Bugis, Kaili, serta berbagai kelompok pendatang dari berbagai tempat di Sulawesi bahkan dari luar Sulawesi. Mereka berbaur, tetap menjaga identitas kesukuan masing-masing, melestarikan kehidupan yang harmonis, menjunjung tinggi solidaritas dalam perbedaan yang ada, baik Suku, Agama, Ras dan Kepercayaan masing-masing.

Postingan kali ini bersumber dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah, yang sengaja kami tulis kembali untuk menjadi bahan informasi bagi generasi muda Morowali Utara. Tentunya kita akan bangga bercerita tentang daerah kita, jika kita memahami ataupun sedikit mengetahui tentang daerah yang kita banggakan.

Tulisan ini juga sebagai bentuk promosi daerah, sekiranya Kabupaten Morowali Utara kedepan akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang paling dicari oleh wisatawan. Mari bersama kita membangun daerah kita, dimana Kabupaten Morowali Utara memiliki banyak potensi wisata yang saat ini sedang diupayakan untuk pengembangannya. Sukses, Morowali Utara. Silahkan sobat mencoba bagi yang hoby traveling. Ayoooo!!
Jika sobat hendak bepergian ke daerah Sulawesi Tengah, tentunya sobat akan menikmati perjalanan melewati Jalan Trans Sulawesi, jalur utama yang menghubungkan Ibu Kota Propinsi Sulawesi Tengah dengan beberapa Kabupaten yang ada yaitu Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Morowali dan Kabupaten Luwuk Banggai, bahkan menghubungkan Kota Makassar – Gorontalo – Manado. 

Kurang lebih 70 Km arah timur kota Palu (Ibu Kota Propinsi Sulawesi Tengah) anda akan memasuki Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong. Di Desa Toboli ini, ada warung-warung sederhana yang nyaris tak pernah sepi pengunjung sepanjang hari 1 x 24 jam. Bagi warga sekitar maupun setiap orang yang melewati daerah ini sudah sangat mengenal tempat ini, dan tidak pernah melewati begitu saja. Deretan parkiran mobil baik pribadi, mobil dinas maupun bis-bis angkutan umum dan sepeda motor selalu memadati halaman depannya, sehingga tak jarang membuat arus lalu lintas di poros jalan Trans Sulawesi sedikit terganggu.
Warung yang dimaksud menyediakan makanan khas yaitu Lalampa. Lalampa adalah makanan berbentuk nasi ketan putih yang didalamnya terdapat ikan (ikan cakalang) yang telah dihaluskan dan ditumis dengan bumbu, dibungkus daun pisang dan dipanggang diatas bara api kurang lebih 5 menit, yang diberi harga Rp 1.250/bungkus. Sungguh lezat menikmati Lalampa yang  disajikan bersama segelas kopi, kopi susu atau sarabba (air jahe hangat dicampur  telor dan susu) yang semuanya tersedia di warung tersebut.
Setiap hari, warung-warung ini menghabiskan 100 kg beras ketan putih dan puluhan kilo gram ikan laut serta daun pisang yang cukup banyak. Melayani konsumen selama 1 x 24 jam. Pengunjung warung-warung ini mencapai ratusan orang setiap hari, karena memang tempatnya yang sangat strategis, berada dipertigaan jalan trans sulawesi yang menghubungkan Makassar – Gorontalo – Manado, dan merupakan jalan poros utama menuju Kota Palu.

"Torang ini tiap hari lewat disini, dan pasti singgah diwarung ini, baik saat melintas dari Palu ke Morowali maupun dari Morowali ke Palu" kata salah seorang sopir mobil rental Delita Express.

Bagi sobat yang hendak merencanakan perjalanan melewati tempat ini, sangat disayangkan jika tidak mampir di warung tersebut. Bisa langsung menikmati Lalampa di warung dan juga sebagai bekal di perjalanan maupun menjadi oleh-oleh yang dibawah pulang ke rumah.